Senin, 24 Oktober 2011

Our Activities

 ~Upacara~
Dilaksanakan setiap hari senin, petugas upacaranya bergantian dari semester tingkat atas hingga semester bawah. Gambar di samping adalah kegiatan sehabis upacara (mengabsen) ~>>
~Pramuka~
Kegiatan Pramuka rutin dilaksanakan setiap hari Selasa pukul 03.30. Gambar disamping adalah kegiatan di mana masing-masing ketua regu maju kedepan, untuk diberikan instruksi dari Pembina Pramuka ~>>

<<~ salah satu kegiataan kami dalam Pramuka (kerjasama) bersama-bersama membuat setinggi mungkin sepatu kami... ^^
 ~Senam~
Salah satu kegiatan wajib yang ada di PGSD, kegiatan yang menyehatkan ^^ (so pasti) ^^. Kelas IIIA mendapat giliran pada hari Rabu.










Sebelum mulai senam, boleh dong take some photo,, ckckckck >>
 ~Kultum~
Juga salah satu kegiatan yang wajib di PGSD Banjarbaru. Dilaksanakan setiap hari Kamis pagi ~>>
Berdoa sebelum memulai kegiatan belajar di kelas ->>
Rutin kami lakukan dari hari senin sampai jumat, dengan membaca surah-surah pendek (Al Quran) kemudian berdoa.








Minggu, 09 Oktober 2011

7 Faktor Pembuat Orang Jadi Budek

Telinga merupakan indera yang penting bagi tubuh dan kelangsungan hidup. Namun, secara tidak sadar orang melakukan kegiatan yang dapat membahayakan indera pendengarannya. Apa saja faktor yang bisa bikin orang budek? Berikut 7 faktor yang bisa merusak dan membuat telingan budek:

1. Ear bud atau ear phone pada pemutar musik (music player)
Ear bud membuat suara menjadi lebih keras, sehingga untuk waktu lama dapat memekakkan telinga. Selain itu, ear bud juga membuat perubahan dalam sistem pendengaran. Bila orang terbiasa mendengarkan suara dari ear bud yang dekat dan keras, maka besar kemungkinan ia sulit mendengarkan suara pada level normal atau lembut.

2. Mobil terbuka (openkap)
Mengendarai mobil openkap membuat orang harus mendengar suara dengan level 88-90 Decibel (Db). Sebagai perbandingan, percakapan normal berada kisaran 50 Db, jalan lalu lintas sekitar 70 Db, mesin pemotong rumput sekitar 90 Db. Paparan berulang dari suara di atas 85 Db diketahui dapat menyebabkan kehilangan pendengaran permanen.

3. Obat-obatan
Salah satu efek samping yang kurang dikenal dari beberapa jenis obat, seperti obat nyeri, antibiotik tertentu dan obat kemoterapi berbasis platinum, adalah gangguan pendengaran.

4. Rokok
Satu pembuluh darah melayani koklea, yaitu organ telinga bagian dalam. Nikotin, vasokonstriktor yang menyebabkan pembuluh darah sedikit menyusut, dapat memiliki dampak yang luar biasa pada kapiler kecil yang melayani telinga.

5. Pekerjaan
Bidang pekerjaan seperti musisi, buruh pabrik, pekerja konstruksi dan pemadam kebakaran adalah beberapa orang yang berisiko tinggi untuk terpapar konstan terhadap suara keras.

6. Diabetes
Diabetes dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke telinga. Pembuluh darah sempit atau abnormal akibat diabetes dapat mencegah darah mencapai koklea, juga dapat mencegah proses pembersihan racun. Ini memiliki potensi untuk merusak sel-sel lembut di dalam telinga.

7. Anemia sickle cell
Orang dengan anemia sickle cell sering mengalami kelelahan dan sakit karena sel-sel darah merahnya cacat yang berbentuk sabit tidak bulat. Padahal aliran darah normal penting untuk mencapai telinga.